
Epril Purwandi
Penyusun Silsilah Nusantara
Amanah & Sebuah Perjalanan
"Kudu wawuh jeung dulur teh, meh teu pareumeun obor."
(Hendaknya saling mengenal dengan saudara, agar tidak kehilangan jejak silsilah/padam obor).
Kalimat sederhana namun sarat makna itu terus terngiang di benak saya. Tepat setahun setelah kepergian Bapak (29 Februari 2025), wasiat lisan itu menjelma menjadi sebuah tanggung jawab besar yang menggerakkan jemari saya di atas keyboard.
Tujuh hari setelah Bapak berpulang, kami sekeluarga menemukan sebuah map kuning bertuliskan "DOKUMEN". Di dalamnya, tersimpan rapi lembaran-lembaran sejarah yang telah menguning, lapuk, dan lusuh termakan usia. Kliping-kliping tulisan mesin tik dari tahun 1974 hingga 1987 itu seolah berbicara tentang sebuah perjalanan panjang: Silsilah Keluarga, Sejarah Pajajaran Runtag, hingga Sejarah Kerajaan Talaga.



Perkenalkan, nama saya Epril Purwandi. Saya adalah seorang Hotelier yang telah mendedikasikan diri di industri keramahtamahan selama lebih dari 26 tahun. Namun, di balik seragam profesional saya, mengalir darah keturunan Wargadinata dari jalur nenek dan Sastradipoera dari jalur kakek saya, yang bermuara pada sosok ayahanda tercinta, Raden Agus Sahlin.
Website silsilahnusantara.id ini bukanlah sekadar proyek teknologi. Ini adalah wujud bakti saya untuk mengabadikan ikhtiar Bapak dalam menyusun kepingan-kepingan nasab yang menyambung hingga ke para tokoh pemimpin, ulama, panutan Sunda, bahkan hingga ke Maharaja Prabu Siliwangi.
Sebuah Undangan untuk Kolaborasi
Saya sadar sepenuhnya bahwa sejarah adalah samudra yang luas dan penuh misteri. Melalui platform ini, saya tidak sedang memproklamirkan sebuah kebenaran mutlak yang paling valid. Sebaliknya, saya ingin menghamparkan data-data yang saya miliki sebagai bahan informasi, edukasi, dan titik awal penelitian yang lebih mendalam.
Oleh karena itu, saya mengetuk pintu hati keluarga besar, para sejarawan, budayawan, dan pemerhati sejarah Nusantara: Mari kita berkolaborasi.
Jika Anda memiliki fragmen informasi, dokumen pendukung, atau catatan tutur yang bisa melengkapi silsilah ini, mari kita susun bersama. Mari kita jadikan website ini sebagai laboratorium sejarah digital.
Karena pada akhirnya, tujuan utama kita adalah satu: Memastikan obor ini tetap menyala.